Profil Pasien Tumor Kulit di RSUD Dr. Soetomo Surabaya

Home blog Profil Pasien Tumor Kulit di RSUD Dr. Soetomo Surabaya
Profil Pasien Tumor Kulit di RSUD Dr. Soetomo Surabaya
Profil Pasien Tumor Kulit di RSUD Dr. Soetomo Surabaya

RSUD Dr. Soetomo Surabaya, salah satu rumah sakit rujukan utama di Jawa Timur, mencatat berbagai kasus tumor kulit yang menangani pasien dari berbagai latar belakang. Data terbaru menunjukkan bahwa tumor kulit tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga kelompok usia produktif.

Karakteristik Pasien

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Universitas Airlangga, mayoritas pasien tumor kulit di RSUD Dr. Soetomo adalah perempuan, dengan rentang usia terbanyak antara 40 hingga 60 tahun. Namun, kasus pada pria juga tidak sedikit, terutama yang berkaitan dengan faktor risiko seperti paparan sinar matahari berlebihan.

Jenis Tumor yang Sering Ditemui

Tumor kulit yang paling umum di rumah sakit ini adalah karsinoma sel basal, diikuti oleh karsinoma sel skuamosa, dan melanoma maligna. Masing-masing jenis memiliki karakteristik klinis dan penanganan yang berbeda.

  • Karsinoma sel basal: paling sering muncul di area wajah dan leher, umumnya tidak menyebar ke organ lain jika ditangani cepat.
  • Karsinoma sel skuamosa: lebih agresif, sering ditemukan pada pasien dengan riwayat kulit terbakar sinar matahari.
  • Melanoma maligna: jarang tetapi paling berbahaya, dapat menyebar cepat ke kelenjar getah bening dan organ vital.

Faktor Risiko Utama

Para dokter di RSUD Dr. Soetomo mencatat bahwa paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari merupakan faktor risiko utama. Selain itu, kebiasaan merokok, riwayat keluarga dengan kanker kulit, dan sistem imun yang lemah juga turut memicu pertumbuhan tumor. Pasien dengan kulit terang atau yang sering bekerja di luar ruangan lebih rentan.

Penanganan dan Harapan

Penanganan tumor kulit di RSUD Dr. Soetomo meliputi operasi pengangkatan tumor, terapi radiasi, dan kemoterapi untuk kasus yang sudah lanjut. Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan angka kesembuhan. Pasien disarankan untuk rutin memeriksakan diri jika menemukan perubahan pada kulit.

Dengan data ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya tumor kulit dan melakukan langkah pencegahan, seperti menggunakan tabir surya dan menghindari paparan matahari langsung pada puncaknya.