Prihatin Antrian Operasi Tumor Otak di RSUD Soetomo, Anggota DPRD Suli Da’im: Pemerintah Wajib Memberikan Solusi Konkret

Home blog Prihatin Antrian Operasi Tumor Otak di RSUD Soetomo, Anggota DPRD Suli Da’im: Pemerintah Wajib Memberikan Solusi Konkret
Prihatin Antrian Operasi Tumor Otak di RSUD Soetomo, Anggota DPRD Suli Da'im: Pemerintah Wajib Memberikan Solusi Konkret
Prihatin Antrian Operasi Tumor Otak di RSUD Soetomo, Anggota DPRD Suli Da'im: Pemerintah Wajib Memberikan Solusi Konkret

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Suli Da’im, menyatakan keprihatinannya terhadap panjangnya daftar tunggu pasien yang memerlukan operasi tumor otak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya. Ia menekankan bahwa situasi ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah untuk segera turun tangan dengan langkah-langkah nyata.

Menurut Suli Da’im, antrean yang mengular tersebut tidak hanya menimbulkan beban psikologis bagi pasien dan keluarga, tetapi juga berpotensi memperburuk kondisi kesehatan mereka. ‘Keterlambatan penanganan akibat antrean panjang dapat meningkatkan risiko komplikasi dan bahkan kematian,’ ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Ia memaparkan bahwa RSUD Dr. Soetomo sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di Jawa Timur dan sekitarnya, memang memiliki keterbatasan dalam hal sumber daya, terutama tenaga dokter spesialis bedah saraf dan ruang operasi. Namun, keterbatasan ini tidak bisa menjadi alasan untuk membiarkan rakyat menunggu terlalu lama.

‘Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, harus hadir dengan solusi yang konkret. Bukan sekadar janji atau wacana. Misalnya, dengan menambah kuota dokter spesialis, meningkatkan fasilitas ruang operasi, atau bahkan membangun rumah sakit khusus di daerah lain untuk mengurangi beban RSUD Soetomo,’ tegas politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Suli Da’im juga mengusulkan agar pemerintah mengoptimalkan program rujukan berjenjang dan telemedisin. Dengan cara ini, pasien dengan tumor otak stadium awal bisa mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka, tanpa harus langsung dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo.

‘Kita tidak ingin ada lagi cerita pilu tentang pasien yang meninggal dunia sambil menunggu giliran operasi. Ini adalah masalah serius yang membutuhkan respons cepat dan terukur dari pemerintah. Saya akan terus mengawal persoalan ini di DPRD,’ pungkas Suli Da’im.