
Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Malang baru-baru ini memperkenalkan sebuah inisiatif bernama SAKURA yang bertujuan untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan rutin untuk mencegah penyakit mematikan tersebut.
Apa Itu Program SAKURA?
SAKURA merupakan singkatan dari Sadari, Periksa, dan Tangani. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan edukasi serta akses layanan skrining kanker payudara kepada wanita di berbagai kalangan. Melalui program ini, peserta akan diajarkan cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) serta mendapatkan kesempatan untuk menjalani pemeriksaan klinis oleh tenaga medis profesional.
Tujuan dan Manfaat
Program SAKURA bertujuan untuk menurunkan angka kematian akibat kanker payudara dengan cara mendeteksi kelainan sedini mungkin. Deteksi dini sangat penting karena kanker payudara yang ditemukan pada stadium awal memiliki tingkat kesembuhan yang jauh lebih tinggi. Selain itu, program ini juga berupaya menghilangkan stigma dan ketakutan masyarakat terhadap prosedur pemeriksaan kanker.
Pelaksanaan dan Sasaran
Program ini menyasar wanita usia produktif, terutama mereka yang memiliki faktor risiko tinggi seperti riwayat keluarga penderita kanker atau gaya hidup tidak sehat. Poltekkes Malang bekerja sama dengan puskesmas dan rumah sakit setempat untuk menyelenggarakan sesi edukasi dan pemeriksaan gratis secara berkala. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai relawan yang membantu dalam proses sosialisasi dan pendampingan.
Dengan adanya Program SAKURA, diharapkan masyarakat Malang dan sekitarnya dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan payudara. Deteksi dini bukan hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga mengurangi beban biaya pengobatan yang lebih besar jika kanker sudah berada pada stadium lanjut.