
Pimpinan Hizbullah, Hassan Nasrallah, menegaskan bahwa kelompoknya tidak akan ambil pusing dengan hasil pemilu Israel. Baginya, perlawanan terhadap Israel adalah harga mati dan prinsip yang tidak bisa ditawar.
Dalam pernyataannya, Nasrallah menyebut bahwa siapapun yang keluar sebagai pemenang dalam pemilu Israel, hal itu tidak akan mengubah sikap Hizbullah. Mereka tetap akan melanjutkan perjuangan melawan penjajahan Israel.
“Kami tidak peduli siapa yang menjadi pemimpin di Israel. Yang penting bagi kami adalah perlawanan. Perlawanan itu adalah kewajiban dan prinsip yang tidak bisa diganggu gugat,” kata Nasrallah seperti dikutip dari sumber berita.
Pimpinan Hizbullah juga menambahkan bahwa mereka siap menghadapi kemungkinan kemenangan partai-partai tertentu di Israel. Namun, hal itu tidak akan mengubah strategi perlawanan yang sudah menjadi identitas kelompoknya.
“Siapapun yang menang dalam pemilu Israel, posisi kami tetap sama: perlawanan jalan satu-satunya pilihan. Perlawanan adalah pilihan satu-satunya pilihannya,” ujar Nasrallah dengan tegas.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Hizbullah tidak akan terpengaruh oleh perubahan politik di Israel. Mereka tetap akan terus menjadi ancaman bagi Israel dan tidak akan berhenti dalam perjuangan melawan penjajahan.