Pidie Laporkan 435 Kasus TBC dan 132 HIV/AIDS, Sekda Minta Alokasi APBG untuk Penanggulangan Dimaksimalkan

Home blog Pidie Laporkan 435 Kasus TBC dan 132 HIV/AIDS, Sekda Minta Alokasi APBG untuk Penanggulangan Dimaksimalkan
Pidie Laporkan 435 Kasus TBC dan 132 HIV/AIDS, Sekda Minta Alokasi APBG untuk Penanggulangan Dimaksimalkan
Pidie Laporkan 435 Kasus TBC dan 132 HIV/AIDS, Sekda Minta Alokasi APBG untuk Penanggulangan Dimaksimalkan

Pemerintah Kabupaten Pidie, melalui Sekretaris Daerah (Sekda), mendorong optimalisasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) untuk memperkuat upaya pencegahan penyakit menular. Langkah ini diambil menyusul data terbaru yang mencatat adanya 435 kasus Tuberkulosis (TBC) dan 132 kasus HIV/AIDS di wilayah tersebut.

Sekda menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah gampong (desa) dalam menekan angka penyebaran kedua penyakit yang menjadi perhatian serius di bidang kesehatan masyarakat. Salah satu strategi utama yang diusulkan adalah dengan mengalokasikan dana desa secara lebih efektif untuk program-program preventif.

Data yang disampaikan menunjukkan bahwa kasus TBC masih mendominasi, namun angka HIV/AIDS juga tidak bisa diabaikan. Keduanya memerlukan penanganan komprehensif, mulai dari deteksi dini, pengobatan, hingga edukasi kepada masyarakat.

Dengan memaksimalkan APBG, diharapkan setiap gampong dapat berperan aktif dalam menyediakan layanan kesehatan dasar, mengadakan sosialisasi, serta mendukung pasien untuk menjalani pengobatan hingga tuntas. Langkah ini dinilai lebih efektif karena menjangkau masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

Pemkab Pidie berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program pencegahan TBC dan HIV/AIDS. Dukungan penuh dari semua pihak, termasuk aparatur gampong dan masyarakat, sangat dibutuhkan agar target penurunan kasus dapat tercapai secara signifikan.