Peringati Hari Stroke Sedunia 2026, RSUD Dr. (H.C) Ir Soekarno Gelar Edukasi Kesehatan di Desa Riding Panjang

Home blog Peringati Hari Stroke Sedunia 2026, RSUD Dr. (H.C) Ir Soekarno Gelar Edukasi Kesehatan di Desa Riding Panjang
Peringati Hari Stroke Sedunia 2026, RSUD Dr. (H.C) Ir Soekarno Gelar Edukasi Kesehatan di Desa Riding Panjang
Peringati Hari Stroke Sedunia 2026, RSUD Dr. (H.C) Ir Soekarno Gelar Edukasi Kesehatan di Desa Riding Panjang

Dalam rangka memperingati Hari Stroke Sedunia yang jatuh pada 29 Oktober 2026, RSUD Dr. (H.C) Ir Soekarno mengadakan kegiatan promosi kesehatan di luar gedung rumah sakit. Acara ini berlangsung di Desa Riding Panjang dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya stroke serta langkah-langkah pencegahannya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di daerah pedesaan. Melalui penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis, warga diajak untuk lebih memahami faktor risiko stroke, seperti hipertensi, diabetes, dan gaya hidup tidak sehat.

Tim medis yang diterjunkan terdiri dari dokter spesialis saraf, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Mereka memberikan informasi mengenai gejala awal stroke, pentingnya penanganan cepat, serta cara menjaga kesehatan otak dan pembuluh darah.

Antusiasme warga Desa Riding Panjang terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam sesi tanya jawab dan pemeriksaan tekanan darah serta kadar gula darah. Beberapa warga juga mendapat konsultasi langsung mengenai pola makan dan aktivitas fisik yang dianjurkan untuk mencegah stroke.

Kegiatan promosi kesehatan ini diharapkan dapat menekan angka kejadian stroke di wilayah tersebut dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. RSUD Dr. (H.C) Ir Soekarno berkomitmen untuk terus mengadakan program serupa secara berkala, tidak hanya saat peringatan hari besar kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari pelayanan rutin.

Dengan edukasi yang tepat, masyarakat diharapkan mampu mengenali tanda-tanda stroke sejak dini dan segera mencari pertolongan medis, sehingga risiko kecacatan dan kematian akibat stroke dapat diminimalkan.