
Seorang dokter spesialis kandungan, Boyke Dian Nugraha, memberikan peringatan keras kepada publik mengenai praktik pembesaran penis. Menurutnya, prosedur ini memiliki risiko yang sangat serius dan dapat berakibat fatal bagi kesehatan organ intim pria.
Risiko Operasi Pembesaran Mr P Menurut Dokter Boyke
Dalam sebuah unggahan di media sosial, Dokter Boyke menegaskan bahwa tindakan operasi untuk memperbesar ukuran penis sangat berbahaya. Ia menyebutkan bahwa komplikasi yang bisa terjadi antara lain impotensi atau disfungsi ereksi, hingga kondisi yang lebih mengerikan yaitu patahnya penis saat berhubungan seksual.
“Lagi bermanuver tiba-tiba ‘krek’,” ujar Dokter Boyke menggambarkan skenario mengerikan yang bisa dialami pria yang menjalani operasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa struktur penis yang telah dimodifikasi secara invasif menjadi sangat rentan terhadap cedera. Ketika mengalami ereksi dan tekanan saat berhubungan intim, jaringan yang sudah lemah bisa robek atau patah.
Penjelasan Medis Mengapa Operasi Berbahaya
Menurut Dokter Boyke, operasi pembesaran penis biasanya melibatkan pemotongan ligamen yang menahan penis atau penyuntikan bahan pengisi ke dalam batang penis. Kedua metode ini, katanya, sangat berisiko. Ligamen yang dipotong akan membuat penis kehilangan dukungan strukturalnya, sehingga saat ereksi, penis tidak lagi stabil dan mudah bengkok atau patah.
Sementara itu, penyuntikan bahan seperti silikon atau lemak juga tidak kalah berbahaya. Bahan-bahan ini bisa menyebabkan infeksi, reaksi alergi, hingga penyumbatan pembuluh darah. Jika terjadi penyumbatan, aliran darah ke penis terhambat, yang pada akhirnya menyebabkan jaringan penis mati dan pria tersebut kehilangan fungsi ereksinya secara permanen.
Solusi Alami yang Disarankan Dokter Boyke
Sebagai gantinya, Dokter Boyke menyarankan pria yang merasa kurang percaya diri dengan ukuran penisnya untuk mencari solusi yang lebih aman. Ia merekomendasikan konsultasi dengan dokter spesialis untuk mendapatkan terapi hormon atau latihan fisik yang terbukti secara medis dapat meningkatkan ukuran penis secara alami tanpa risiko operasi.
“Lebih baik terima apa adanya atau cari cara alami. Jangan sampai menyesal seumur hidup karena ingin instan,” tutup Dokter Boyke dalam pernyataannya.