
Ketua Komunitas Indonesia untuk Solidaritas Kanker (CISC) Batam, yang juga seorang penyintas kanker, membagikan pengalaman berharganya kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya untuk tidak mengabaikan sinyal atau isyarat yang diberikan oleh tubuh kita.
Menurutnya, banyak orang cenderung menyepelekan gejala awal penyakit, termasuk kanker, karena dianggap sebagai gangguan ringan. Padahal, deteksi dini bisa menjadi kunci utama dalam proses penyembuhan.
“Saya sendiri dulu merasakan ada yang tidak beres dengan kondisi fisik saya, tapi sempat mengabaikannya. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata itu adalah tanda awal kanker,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peka terhadap perubahan sekecil apapun pada tubuh. Mulai dari rasa sakit yang tak kunjung sembuh, perubahan berat badan drastis, hingga kelelahan yang tidak biasa—semua itu patut diwaspadai.
Lebih lanjut, ia menyarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dan tidak ragu berkonsultasi dengan dokter jika merasakan gejala yang mencurigakan. “Kesadaran dan tindakan cepat bisa menyelamatkan nyawa,” tegasnya.
Pengalaman ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi semua orang untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan orang-orang terdekat.