
Seorang peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen peserta mandiri mengaku baru benar-benar menyadari pentingnya menjaga status kepesertaan tetap aktif setelah dirinya mengalami penyakit batu ginjal. Pengalaman pahit tersebut menjadi pelajaran berharga baginya untuk tidak lagi menyepelekan iuran bulanan.
Peringatan dari Penyakit Batu Ginjal
Penyakit batu ginjal yang dideritanya menjadi pengingat keras. Saat harus menjalani perawatan, ia baru tersadar bahwa status kepesertaannya tidak aktif karena menunggak pembayaran. Hal ini membuatnya harus menanggung biaya pengobatan yang cukup besar.
Kejadian ini mendorongnya untuk segera melunasi tunggakan dan memastikan iuran JKN dibayarkan tepat waktu setiap bulan. Ia pun mengimbau peserta mandiri lainnya untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Pentingnya Disiplin Membayar Iuran
Peserta mandiri memiliki tanggung jawab penuh untuk membayar iuran secara mandiri. Keterlambatan atau tidak membayar iuran akan mengakibatkan status kepesertaan menjadi nonaktif, sehingga manfaat perlindungan kesehatan tidak bisa digunakan saat dibutuhkan.
Kasus ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga kepesertaan JKN tetap aktif seringkali baru muncul setelah mengalami musibah atau sakit. Oleh karena itu, disiplin dalam membayar iuran menjadi kunci utama agar bisa mendapatkan akses layanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa hambatan administratif.