
Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa konsumsi pemanis buatan yang sering ditemukan dalam permen karet dan selai dapat meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung. Temuan ini menjadi peringatan bagi masyarakat yang gemar mengonsumsi makanan dan minuman rendah kalori.
Hasil Penelitian
Para ilmuwan menemukan bahwa pemanis buatan seperti aspartam, sukralosa, dan sakarin dapat memicu gangguan pada sistem kardiovaskular. Studi ini melibatkan ribuan partisipan yang dipantau selama beberapa tahun untuk melihat hubungan antara konsumsi pemanis buatan dan penyakit jantung.
Mekanisme Risiko
Pemanis buatan diduga dapat mengubah komposisi bakteri usus, yang kemudian mempengaruhi metabolisme tubuh. Perubahan ini dapat menyebabkan peradangan dan peningkatan tekanan darah, dua faktor utama yang berkontribusi pada stroke dan serangan jantung.
- Konsumsi pemanis buatan secara rutin dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke sebesar 20%.
- Risiko serangan jantung juga meningkat hingga 15% pada mereka yang sering mengonsumsi produk dengan pemanis buatan.
Para ahli menyarankan untuk membatasi asupan pemanis buatan dan memilih sumber gula alami dalam jumlah moderat. Namun, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi tetap penting untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.