
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah mengumumkan bahwa sebanyak 49 fasilitas kesehatan (faskes) di wilayahnya kini telah aktif memberikan layanan terkait HIV. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperluas akses kesehatan bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan dan pencegahan virus HIV.
Kepala Dinkes Papua Tengah menyatakan bahwa penyebaran faskes ini mencakup berbagai jenis layanan, mulai dari konseling, tes HIV, hingga pengobatan antiretroviral (ARV) bagi pasien yang membutuhkan. Dengan adanya 49 faskes tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan penanganan dini dan pengobatan yang tepat.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan HIV di Papua Tengah. Setiap faskes telah dilengkapi dengan tenaga kesehatan yang terlatih dan peralatan medis yang memadai,” ujar perwakilan Dinkes setempat.
Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk organisasi kesehatan dan komunitas lokal. Mereka berharap keberadaan faskes ini dapat menekan angka penyebaran HIV di Papua Tengah serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pengobatan rutin.
Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mengunjungi faskes terdekat guna mendapatkan informasi dan layanan HIV secara gratis dan rahasia. Edukasi mengenai HIV dan AIDS akan terus digencarkan melalui berbagai kegiatan sosialisasi di daerah-daerah terpencil.