
Banda Aceh – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), dr. Muhazar, mengajak para alumni fellowship onkologi untuk mengambil peran lebih besar dalam pengembangan layanan kanker di Aceh. Menurutnya, kapasitas yang telah mereka peroleh selama pendidikan harus dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat luas.
Muhazar menegaskan bahwa alumni fellowship onkologi bukan hanya sekadar tenaga medis tambahan, melainkan agen perubahan yang mampu mendorong transformasi layanan kesehatan. Mereka diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam penanganan pasien, baik dari sisi klinis maupun manajemen pelayanan.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara rumah sakit, pemerintah, dan institusi pendidikan. Dengan sinergi yang kuat, layanan onkologi di Aceh dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar provinsi untuk mendapatkan perawatan yang layak.
Selain itu, Muhazar mengingatkan bahwa peningkatan layanan kanker tidak hanya bergantung pada tenaga medis, tetapi juga pada ketersediaan alat, obat-obatan, dan dukungan pembiayaan. Para alumni diharapkan turut menyuarakan kebutuhan ini agar mendapat perhatian dari para pemangku kebijakan.
Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa penguatan sumber daya manusia di bidang onkologi merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting. Dengan komitmen bersama, layanan kanker di Aceh diharapkan semakin maju dan mampu memberikan harapan baru bagi setiap pasien.