
Sebuah skema penipuan yang mengincar pasien melalui platform digital berhasil diungkap. Para pelaku dengan sengaja memalsukan identitas sebagai tenaga medis profesional, lengkap dengan gelar dokter, untuk meyakinkan korban.
Modus operandinya cukup rapi. Mereka tidak hanya mengaku sebagai dokter, tetapi juga menciptakan narasi palsu tentang pasien yang konon sembuh dari tumor berat setelah mengonsumsi produk mereka. Kisah-kisah kesembuhan ini disebarluaskan secara daring untuk membangun kepercayaan di mata calon korban.
Setelah korban yakin, para pelaku kemudian menawarkan ‘obat tradisional Vietnam’ dengan harga yang tidak murah. Padahal, produk tersebut tidak jelas izin edar dan khasiat medisnya. Praktik ini jelas merugikan pasien yang sedang berjuang melawan penyakit dan mencari solusi pengobatan.
Otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap tawaran pengobatan instan di internet. Pastikan untuk selalu memverifikasi identitas tenaga medis dan legalitas produk obat melalui kanal resmi, seperti Kementerian Kesehatan atau Badan Pengawas Obat dan Makanan.