
Memahami Perbedaan Gondong dan Tumor Parotis
Pembengkakan di area leher seringkali membuat orang khawatir. Dua kondisi yang kerap menimbulkan kebingungan adalah gondong (parotitis) dan tumor parotis. Meski gejalanya tampak serupa, penyebab dan penanganannya sangat berbeda. Dokter dari RS Awal Bros memberikan penjelasan untuk membantu masyarakat membedakan keduanya.
Apa Itu Gondong?
Gondong adalah infeksi virus yang menyerang kelenjar ludah, terutama kelenjar parotis. Kondisi ini paling sering terjadi pada anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi MMR. Gejalanya meliputi pembengkakan di satu atau kedua sisi wajah, demam, sakit kepala, dan nyeri saat mengunyah atau menelan. Gondong biasanya sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu tanpa pengobatan khusus.
Apa Itu Tumor Parotis?
Tumor parotis adalah pertumbuhan jaringan abnormal di kelenjar parotis. Sebagian besar tumor ini bersifat jinak (non-kanker), namun ada juga yang ganas. Tumor parotis biasanya muncul sebagai benjolan yang tidak terasa sakit, tumbuh perlahan, dan bisa terletak di depan telinga atau di bawah rahang. Jika tumor menekan saraf wajah, bisa menyebabkan kelemahan otot wajah.
Perbedaan Utama yang Perlu Diketahui
- Penyebab: Gondong disebabkan oleh infeksi virus, sementara tumor parotis adalah pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkait infeksi.
- Gejala: Gondong disertai demam dan nyeri, sedangkan tumor parotis biasanya tidak menimbulkan nyeri pada tahap awal.
- Perkembangan: Gondong muncul tiba-tiba dan membaik dalam beberapa minggu, sedangkan tumor parotis tumbuh perlahan dan tidak kunjung hilang.
- Penanganan: Gondong hanya memerlukan perawatan suportif, sementara tumor parotis sering memerlukan operasi pengangkatan.
Dokter RS Awal Bros menekankan pentingnya pemeriksaan medis untuk diagnosis yang tepat. Jika Anda atau anggota keluarga mengalami pembengkakan di area leher, segera konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan seperti USG atau CT scan dapat membantu membedakan antara gondong dan tumor parotis dengan akurat.