
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menunjukkan ketertarikannya terhadap inovasi pangan fungsional terbaru dari IPB University, yaitu nasi instan berbasis rumput laut yang diberi nama Kasea Seaweed. Produk ini dinilai sebagai solusi potensial dalam membantu pengelolaan diabetes.
Dalam kunjungannya ke IPB University, Amran menyempatkan diri untuk melihat langsung proses produksi dan manfaat dari nasi instan tersebut. Kasea Seaweed merupakan hasil riset yang menggabungkan teknologi pangan dengan bahan baku lokal, yaitu rumput laut, sehingga menghasilkan produk yang tidak hanya praktis tetapi juga kaya akan serat dan rendah indeks glikemik.
Menurut para peneliti IPB, nasi instan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan penderita diabetes yang harus menjaga kadar gula darah tetap stabil. Dengan kadar glikemik yang rendah, produk ini dapat menjadi alternatif pengganti nasi putih biasa.
Amran menyambut baik inovasi ini dan berharap dapat segera dikembangkan secara luas untuk mendukung program diversifikasi pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani rumput laut di Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan swasta dalam menghadirkan solusi pangan yang sehat dan berkelanjutan.