
Banyak orang percaya bahwa tanpa adanya anggota keluarga yang menderita kanker payudara, maka risiko terkena penyakit ini menjadi sangat kecil. Namun, apakah anggapan ini benar? Mari kita bedah faktanya.
Fakta di Balik Mitos
Kanker payudara memang dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, tetapi mayoritas kasus terjadi pada wanita tanpa riwayat keluarga. Sekitar 85% penderita kanker payudara tidak memiliki garis keturunan yang jelas terkena penyakit ini. Artinya, faktor risiko lainnya seperti gaya hidup, hormon, dan lingkungan justru memegang peranan lebih besar.
Faktor Risiko Utama Selain Genetik
- Usia: Risiko meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah 50 tahun.
- Gaya hidup: Konsumsi alkohol berlebihan, merokok, dan kurang aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko.
- Paparan hormon: Penggunaan terapi hormon jangka panjang atau menstruasi dini juga berkontribusi.
- Obesitas: Kelebihan berat badan terutama setelah menopause meningkatkan risiko.
Kesimpulan
Mitos bahwa tanpa riwayat keluarga seseorang terbebas dari kanker payudara adalah tidak benar. Setiap wanita, terlepas dari latar belakang keluarga, tetap perlu melakukan deteksi dini seperti pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan mamografi secara rutin. Kanker payudara bisa menyerang siapa saja, jadi jangan lengah.