
Bell’s Palsy merupakan kondisi medis yang menyebabkan otot wajah tiba-tiba melemah atau lumpuh, sehingga membuat wajah tampak mencong atau tidak simetris. Kondisi ini terjadi ketika saraf yang mengontrol gerakan otot wajah, yaitu saraf ketujuh (saraf fasialis), mengalami peradangan atau bengkak.
Gejala Bell’s Palsy biasanya muncul secara mendadak dan bisa meliputi:
- Sulit menutup satu mata atau kedua mata
- Mulut terasa kaku atau sulit tersenyum
- Dagu atau dahi terasa lemah di satu sisi
- Muncul rasa tidak nyaman di belakang telinga
- Kesulitan mengunyah atau menelan makanan
- Peka terhadap suara keras di satu sisi telinga
Meskipun penyebab pastinya belum diketahui secara pasti, beberapa faktor yang diduga memicu Bell’s Palsy antara lain infeksi virus, seperti virus herpes simpleks, atau stres. Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, namun lebih sering terjadi pada usia 15-60 tahun.
Penanganan Bell’s Palsy umumnya meliputi pemberian obat antiinflamasi, seperti kortikosteroid, serta terapi fisik untuk membantu pemulihan saraf. Sebagian besar penderita dapat pulih total dalam waktu 3-6 bulan, meskipun ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama.
Jika Anda atau orang sekitar mengalami gejala yang mirip dengan Bell’s Palsy, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.