LPKA Palu Bermitra dengan Dinkes Palu: Skrining HIV/AIDS untuk Anak Binaan

Home blog LPKA Palu Bermitra dengan Dinkes Palu: Skrining HIV/AIDS untuk Anak Binaan
LPKA Palu Bermitra dengan Dinkes Palu: Skrining HIV/AIDS untuk Anak Binaan
LPKA Palu Bermitra dengan Dinkes Palu: Skrining HIV/AIDS untuk Anak Binaan

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu untuk menyelenggarakan program pemeriksaan HIV/AIDS bagi anak-anak yang tengah menjalani masa pembinaan. Langkah ini diambil sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penularan penyakit menular seksual di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Kegiatan skrining atau penapisan tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan tenaga medis dari Dinkes setempat. Para petugas kesehatan melakukan tes darah sederhana kepada anak binaan untuk mengetahui status kesehatan mereka terkait HIV/AIDS. Hasil pemeriksaan pun dijaga kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kepala LPKA Palu, Tulus Santoso, mengungkapkan bahwa program ini merupakan wujud komitmen lembaga dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi anak binaan. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh anak binaan mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan, termasuk deteksi dini HIV/AIDS. Ini penting untuk mencegah penyebaran dan memberikan penanganan yang tepat jika ditemukan kasus positif,” ujarnya.

Kerja sama ini tidak hanya menyasar pada kegiatan skrining, tetapi juga meliputi edukasi mengenai pencegahan HIV/AIDS. Para anak binaan diberikan pemahaman tentang cara penularan, faktor risiko, serta langkah-langkah perlindungan diri. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan menghindari perilaku berisiko.

Dinkes Kota Palu menyambut baik inisiatif LPKA tersebut. Kepala Dinkes Kota Palu, dr. Hj. Zainal Abidin, M.Kes., menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh layanan kesehatan di LPKA. “Kami akan terus mendampingi LPKA dalam menjalankan program kesehatan, termasuk menyediakan akses terhadap konseling dan pengobatan bagi anak binaan yang memerlukan,” tambahnya.

Program skrining HIV/AIDS di LPKA Palu ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan anak di daerah lain untuk turut serta dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular. Dengan deteksi dini, risiko penularan di lingkungan lembaga dapat diminimalisir, dan anak binaan pun bisa mendapatkan perawatan yang lebih baik jika terinfeksi.