
Johari, seorang tokoh masyarakat di Dukuh Pakis, menyoroti kondisi kesehatan warganya. Ia mengungkapkan bahwa selama lima tahun terakhir, banyak warga di wilayah tersebut yang mengalami stroke. Menurutnya, masalah ini seharusnya bisa diminimalisir jika Puskesmas setempat lebih proaktif dalam melakukan upaya pencegahan dan penanganan.
Ia menambahkan, keterlambatan penanganan stroke seringkali disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan keterlibatan pihak Puskesmas dalam memberikan edukasi serta layanan kesehatan yang memadai. Johari menekankan pentingnya peran aktif Puskesmas untuk melakukan sosialisasi dan deteksi dini agar warga bisa mendapatkan pertolongan tepat waktu.
Harapannya, dengan adanya perhatian lebih dari pihak berwenang, angka kejadian stroke di Dukuh Pakis dapat ditekan. Selain itu, kualitas hidup para penderita stroke juga bisa ditingkatkan melalui rehabilitasi yang berkelanjutan.