Leukemia pada Anak: Kenali 3 Gejala Utama Kanker Darah yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Home blog Leukemia pada Anak: Kenali 3 Gejala Utama Kanker Darah yang Perlu Diwaspadai Orang Tua
Leukemia pada Anak: Kenali 3 Gejala Utama Kanker Darah yang Perlu Diwaspadai Orang Tua
Leukemia pada Anak: Kenali 3 Gejala Utama Kanker Darah yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Leukemia atau kanker darah merupakan salah satu jenis keganasan yang paling sering menyerang anak-anak. Kondisi ini terjadi ketika sumsum tulang memproduksi sel darah putih abnormal dalam jumlah berlebihan, sehingga mengganggu fungsi sel darah sehat. Para dokter mengingatkan bahwa deteksi dini sangat penting agar pengobatan bisa dilakukan lebih cepat.

Apa itu Leukemia pada Anak?

Leukemia adalah kanker pada jaringan pembentuk darah, termasuk sumsum tulang dan sistem limfatik. Pada anak-anak, leukemia jenis akut lebih umum terjadi dibandingkan kronis. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini bisa menyebar ke organ lain dan mengancam nyawa.

3 Gejala Utama yang Harus Diwaspadai

Menurut para ahli, ada tiga gejala utama yang sering muncul pada anak penderita leukemia. Orang tua perlu mengenali tanda-tanda ini agar tidak terlambat membawa anak ke dokter.

  • Demam berkepanjangan tanpa sebab yang jelas. Anak mengalami demam yang tidak kunjung turun atau sering kambuh, meski tidak sedang mengalami infeksi. Hal ini disebabkan oleh sistem imun yang melemah akibat sel darah putih abnormal.
  • Pucat, lemas, dan mudah lelah. Kekurangan sel darah merah akibat leukemia membuat anak terlihat pucat dan tidak bertenaga. Aktivitas yang biasanya ringan pun bisa membuatnya cepat kelelahan.
  • Memar atau perdarahan yang tidak wajar. Anak mudah memar meski tidak terbentur, atau mengalami mimisan dan gusi berdarah. Ini terjadi karena trombosit darah menurun drastis.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika anak menunjukkan salah satu atau beberapa gejala di atas, terutama jika berlangsung lebih dari dua minggu, segera konsultasikan ke dokter. Pemeriksaan darah sederhana dapat membantu mendeteksi kelainan sel darah dan menjadi langkah awal diagnosis leukemia.

Deteksi dini memberikan harapan kesembuhan yang jauh lebih besar. Jangan menunggu gejala memburuk, karena leukemia adalah penyakit yang berkembang cepat.