
Dalam upaya mencegah penyebaran hepatitis di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bengkulu kembali melanjutkan program skrining kesehatan bagi para warga binaan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh penghuni lapas.
Kepala Lapas Bengkulu menyatakan bahwa kegiatan skrining ini sangat penting mengingat hepatitis merupakan penyakit yang mudah menular di tempat dengan hunian padat seperti lapas. Dengan deteksi dini, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga risiko penularan bisa diminimalkan.
Skrining dilakukan secara bertahap dan melibatkan tenaga medis dari puskesmas setempat. Selain pemeriksaan fisik, warga binaan juga akan menjalani tes laboratorium untuk memastikan status kesehatan mereka. Bagi yang terdeteksi positif, akan segera mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.
Program ini mendapat sambutan positif dari para warga binaan. Mereka merasa lebih tenang karena kesehatannya terpantau secara rutin. Lapas Bengkulu berencana untuk menjadikan skrining ini sebagai agenda tetap guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman dari penularan penyakit.