
Dalam upaya mewujudkan target global Three Zero pada tahun 2030, Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan HIV/AIDS. Acara ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat strategi dan sinergi dalam menekan penyebaran virus HIV serta meningkatkan kualitas hidup para pengidap.
Komitmen Pemerintah Daerah
Pembukaan rapat koordinasi ini menegaskan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam memerangi HIV/AIDS. Jhony Charles menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari dinas kesehatan, lembaga swadaya masyarakat, hingga partisipasi aktif masyarakat. Tanpa kerja sama yang solid, target global Three Zero—yaitu nol infeksi baru, nol kematian akibat AIDS, dan nol diskriminasi—akan sulit tercapai.
Strategi Penanggulangan Terpadu
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menguraikan beberapa langkah prioritas yang akan dijalankan. Pertama, meningkatkan akses layanan kesehatan bagi kelompok berisiko tinggi dan orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Kedua, memperluas program pencegahan melalui edukasi dan penyediaan alat pelindung diri. Ketiga, memperkuat sistem pendataan dan pemantauan kasus agar intervensi dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Rakor ini juga dihadiri oleh para kepala dinas, perwakilan organisasi masyarakat, serta tenaga kesehatan dari berbagai puskesmas di Rokan Hilir. Mereka bersama-sama membahas kendala di lapangan dan merumuskan solusi yang aplikatif. Diskusi berlangsung interaktif, dengan fokus pada pencapaian indikator Three Zero yang telah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan.
Dengan dibukanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan semakin termotivasi untuk bekerja keras dan cerdas. Jhony Charles optimistis bahwa melalui langkah konkret dan kebersamaan, Rokan Hilir dapat berkontribusi signifikan dalam mewujudkan generasi bebas AIDS pada tahun 2030.