
Media nasional sering kali memberitakan isu AIDS, namun ternyata pemberitaan tersebut belum mampu mendorong masyarakat untuk menghindari perilaku berisiko. Hal ini menjadi sorotan di kalangan pengamat kesehatan dan komunikasi.
Menurut sebuah artikel di Kompasiana yang dikutip dari sumber obat.id, meskipun informasi tentang HIV/AIDS sudah banyak tersebar, masih banyak warga yang tidak mengubah kebiasaan mereka. Pemberitaan yang ada dinilai kurang menyentuh aspek edukasi dan pencegahan secara langsung.
Para ahli menyarankan agar media tidak hanya menyajikan fakta, tetapi juga memberikan pesan yang lebih aplikatif dan mudah dipahami. Dengan demikian, diharapkan masyarakat bisa lebih sadar dan mengurangi risiko penularan HIV/AIDS.