
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tulungagung menargetkan sebanyak 1.140 siswa baru dari berbagai sekolah menengah pertama dan atas untuk mendapatkan edukasi dini mengenai pencegahan HIV/AIDS. Program ini bertujuan membekali remaja dengan pengetahuan yang benar sejak awal, sehingga mereka mampu melindungi diri dari risiko penularan virus tersebut.
Menurut data yang dihimpun, angka kasus HIV/AIDS di kalangan remaja di beberapa daerah masih cukup mengkhawatirkan. Oleh karena itu, upaya preventif melalui sosialisasi dan pendidikan menjadi langkah strategis yang diambil oleh KPA Tulungagung. Kegiatan edukasi ini akan dilaksanakan di sejumlah sekolah yang telah ditunjuk, dengan melibatkan tenaga kesehatan dan relawan yang terlatih.
Materi yang disampaikan mencakup cara penularan HIV/AIDS, mitos dan fakta seputar penyakit tersebut, serta pentingnya perilaku hidup sehat dan aman. Para siswa juga akan diajak berdiskusi dan bertanya langsung agar pemahaman mereka semakin mendalam. Dengan sasaran sebanyak 1.140 siswa baru, KPA berharap generasi muda Tulungagung dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarkan informasi positif tentang pencegahan HIV/AIDS di lingkungan sekitarnya.
Langkah ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan orang tua siswa, karena dianggap relevan dengan kebutuhan remaja saat ini. Ke depannya, program serupa direncanakan akan terus berlanjut dengan target yang lebih luas, mencakup sekolah-sekolah di daerah pelosok yang mungkin belum tersentuh informasi secara optimal.