
Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Kondisi para siswa yang mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) kian memburuk. Tiga orang di antaranya bahkan didiagnosis mengalami gangguan serius pada saraf kepala, ginjal, dan jantung.
Peristiwa nahas ini bermula ketika puluhan siswa di sebuah sekolah dasar mengeluh pusing, mual, dan muntah-muntah usai menyantap menu MBG. Mereka segera dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi beberapa siswa justru semakin parah. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa tiga siswa mengalami komplikasi yang mengancam jiwa. Gangguan saraf kepala membuat mereka sering kehilangan kesadaran dan mengalami kejang-kejang. Sementara itu, kerusakan ginjal dan jantung membutuhkan perawatan intensif.
Pihak sekolah dan orang tua siswa sangat prihatin dengan kejadian ini. Mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera mengusut tuntas penyebab pasti keracunan dan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang bertanggung jawab. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap keamanan pangan, terutama yang dikonsumsi oleh anak-anak.