KKL UNSA Kelompok 14 Tingkatkan Pemahaman Warga Tatebal tentang Bahaya HIV/AIDS dan Narkoba

Home blog KKL UNSA Kelompok 14 Tingkatkan Pemahaman Warga Tatebal tentang Bahaya HIV/AIDS dan Narkoba
KKL UNSA Kelompok 14 Tingkatkan Pemahaman Warga Tatebal tentang Bahaya HIV/AIDS dan Narkoba
KKL UNSA Kelompok 14 Tingkatkan Pemahaman Warga Tatebal tentang Bahaya HIV/AIDS dan Narkoba

Program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang dijalankan oleh mahasiswa Universitas Samawa (UNSA) memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kelompok 14 dari program KKL tersebut berhasil menyelenggarakan kegiatan penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga Desa Tatebal mengenai risiko dan pencegahan HIV/AIDS serta penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu kesehatan dan sosial yang masih menjadi tantangan di lingkungan pedesaan. Mereka menyadari bahwa pemahaman yang benar tentang HIV/AIDS dan narkoba sangat penting untuk melindungi generasi muda dan masyarakat secara luas.

Penyuluhan Interaktif dan Edukatif

Dalam acara tersebut, para mahasiswa tidak hanya memberikan materi secara satu arah, melainkan juga mengadakan sesi diskusi dan tanya jawab. Pendekatan interaktif ini dipilih agar warga lebih mudah memahami dan mengingat informasi yang disampaikan. Materi yang dibahas mencakup cara penularan HIV, langkah-langkah pencegahan, dampak buruk narkoba, serta pentingnya dukungan bagi orang yang terinfeksi.

Warga Desa Tatebal menyambut baik inisiatif ini. Banyak dari mereka yang sebelumnya hanya memiliki sedikit informasi tentang kedua topik tersebut. Setelah mengikuti penyuluhan, mereka merasa lebih waspada dan memiliki bekal pengetahuan untuk melindungi diri dan keluarga.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Melalui kegiatan KKL ini, mahasiswa UNSA berharap dapat menanamkan kesadaran jangka panjang. Mereka juga mendorong warga untuk tidak ragu mencari informasi lebih lanjut atau memeriksakan kesehatan secara berkala. Program seperti ini menjadi bukti bahwa mahasiswa dapat berperan aktif dalam pembangunan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pencegahan penyakit.

Dengan berakhirnya kegiatan penyuluhan, diharapkan Desa Tatebal menjadi lingkungan yang lebih sadar kesehatan dan bebas dari ancaman HIV/AIDS serta narkoba. Semangat kolaborasi antara mahasiswa dan warga ini patut menjadi contoh bagi daerah lain.