
Kepergian Trisno, vokalis band PAS, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan penggemar. Sebelum menghembuskan napas terakhir, terungkap bahwa kondisi kesehatannya sangat memprihatinkan. Fungsi ginjal pria yang akrab disapa Trisno itu hanya tersisa lima persen saja.
Menurut keterangan dari pihak keluarga, Trisno telah lama berjuang melawan penyakit gagal ginjal. Penyakit ini membuat organ ginjalnya tidak lagi mampu bekerja secara optimal. Akibatnya, racun-racun dalam tubuh tidak bisa disaring dengan baik, sehingga menimbulkan berbagai komplikasi.
Selama menjalani perawatan, Trisno harus rutin menjalani cuci darah atau hemodialisis. Prosedur ini dilakukan untuk menggantikan fungsi ginjal yang sudah rusak. Namun, kondisinya terus menurun hingga akhirnya fungsi ginjalnya tinggal lima persen.
Penyakit gagal ginjal yang diderita Trisno bukanlah hal yang datang tiba-tiba. Beberapa faktor seperti tekanan darah tinggi dan diabetes seringkali menjadi pemicu utama. Meski demikian, keluarga tidak menyangka penyakit ini akan berakhir dengan kepergian Trisno.
Semasa hidupnya, Trisno dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan penuh semangat. Ia tetap berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap penampilannya meski tengah berjuang melawan sakit. Kini, dunia musik tanah air kehilangan salah satu talenta terbaiknya.
Kepergian Trisno mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama organ vital seperti ginjal. Deteksi dini dan pola hidup sehat menjadi kunci utama untuk mencegah penyakit mematikan ini.