
Seorang pria di Vietnam harus menjalani perawatan medis setelah ginjalnya dipenuhi oleh batu ginjal yang cukup parah. Kondisi ini diduga kuat dipicu oleh kebiasaan minum teh yang tidak sehat.
Menurut laporan dari media setempat, pasien tersebut mengaku sering mengonsumsi teh dalam jumlah besar setiap hari. Namun, yang menjadi masalah utama adalah cara ia menyeduh dan meminum teh tersebut. Ia terbiasa membuat teh dengan konsentrasi sangat kental dan meminumnya dalam keadaan dingin atau bahkan sudah disimpan selama berjam-jam.
Kebiasaan ini menyebabkan penumpukan senyawa oksalat dalam tubuh. Oksalat adalah zat alami yang ditemukan dalam teh, dan jika dikonsumsi berlebihan tanpa diimbangi asupan cairan yang cukup, dapat mengkristal di ginjal dan membentuk batu ginjal.
Dokter yang menangani kasus ini menegaskan bahwa meskipun teh memiliki banyak manfaat kesehatan, konsumsi yang tidak tepat justru dapat membahayakan. Mereka menyarankan untuk tidak menyeduh teh terlalu pekat, tidak membiarkan teh terlalu lama, dan selalu minum air putih yang cukup untuk membantu mengencerkan zat-zat yang berpotensi membentuk batu ginjal.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa kebiasaan sehari-hari, sekecil apapun, dapat berdampak besar pada kesehatan ginjal. Untuk menjaga ginjal tetap sehat, disarankan untuk minum teh dalam jumlah wajar, hindari teh yang terlalu kental, dan perbanyak minum air putih.