
Kabupaten Nabire, Papua, mencatat angka kasus HIV yang sangat mengkhawatirkan. Data terkini menunjukkan bahwa jumlah kasus HIV di wilayah ini telah mencapai 10.790. Angka ini menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi.
Mahasiswa kedokteran di Nabire mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk segera melakukan evaluasi terhadap keberadaan lokalisasi atau tempat hiburan malam yang dianggap sebagai salah satu faktor penyebaran virus HIV. Mereka menilai bahwa langkah konkret perlu diambil untuk menekan laju penularan.
Desakan ini muncul sebagai respons terhadap lonjakan kasus yang terus terjadi. Para mahasiswa berharap Pemkab tidak hanya fokus pada penanganan medis, tetapi juga pada upaya pencegahan yang lebih efektif, termasuk pengawasan ketat terhadap tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang penularan.
Informasi ini disampaikan melalui pemberitaan dari Tribun-papua.com yang mengutip data terkini. Situasi ini menuntut perhatian dan tindakan cepat dari semua pemangku kepentingan di Nabire untuk mengatasi epidemi HIV yang semakin meluas.