
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) baru-baru ini mengingatkan bahwa kanker payudara tidak hanya menyerang wanita berusia lanjut. Perempuan di bawah usia 30 tahun pun memiliki risiko terkena penyakit ini. Oleh karena itu, Kemenkes mendorong para wanita untuk rutin melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI).
Langkah sederhana ini dinilai sangat penting karena dapat membantu mendeteksi adanya benjolan atau perubahan abnormal pada payudara sejak dini. Semakin cepat kanker payudara ditemukan, semakin besar peluang kesembuhan dan semakin ringan penanganan yang diperlukan.
Kemenkes mengimbau agar SADARI dilakukan secara teratur, idealnya sebulan sekali, yaitu pada hari ke-7 hingga ke-10 setelah hari pertama menstruasi. Bagi wanita yang sudah menopause, SADARI bisa dilakukan pada tanggal yang sama setiap bulannya.
Dengan melakukan SADARI, wanita dapat lebih mengenali kondisi normal payudara mereka sendiri, sehingga jika ada perubahan yang mencurigakan, mereka bisa segera berkonsultasi dengan dokter. Kesadaran dan deteksi dini adalah kunci utama dalam melawan kanker payudara.