
Sebuah kisah pilu datang dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dua orang kakak beradik, yang masih belia, harus berjuang melawan dua penyakit berat sekaligus, yaitu polio dan leukimia. Kondisi ini membuat mereka sangat membutuhkan uluran tangan dari para dermawan.
Sang kakak, yang masih duduk di bangku sekolah dasar, diketahui mengidap polio. Penyakit ini menyebabkan kelumpuhan pada kakinya, sehingga ia kesulitan untuk berjalan dan beraktivitas seperti anak seusianya. Sementara itu, sang adik yang masih balita harus menjalani perawatan intensif karena didiagnosis menderita leukimia atau kanker darah.
Kedua anak tersebut merupakan buah hati dari pasangan suami istri yang kurang mampu. Sang ayah hanya bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang tidak menentu, sementara sang ibu harus merawat kedua anaknya yang sakit. Biaya pengobatan yang sangat besar menjadi beban berat bagi keluarga ini.
Mereka sudah beberapa kali dirawat di rumah sakit, namun biaya untuk pengobatan lanjutan, seperti kemoterapi untuk sang adik, masih sangat kurang. Pemerintah daerah setempat melalui dinas sosial telah memberikan bantuan, namun jumlahnya belum mencukupi untuk menutup seluruh biaya pengobatan yang diperlukan.
Untuk itu, pihak keluarga bersama dengan relawan setempat mengajak masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi memberikan donasi. Bantuan sekecil apapun sangat berarti bagi kelangsungan hidup kedua anak ini. Mereka berharap ada tangan-tangan mulia yang tergerak untuk meringankan beban yang mereka pikul.
Informasi lebih lanjut mengenai kondisi mereka dan cara untuk menyalurkan bantuan dapat diperoleh melalui berbagai media sosial dan situs penggalangan dana yang terpercaya.