
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat mencatat bahwa jumlah penderita kanker payudara di wilayahnya telah mencapai 1.545 kasus. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah.
Menurut data terbaru, kanker payudara masih menjadi salah satu jenis kanker yang paling banyak diderita oleh masyarakat Kalbar, terutama pada perempuan. Faktor risiko seperti gaya hidup tidak sehat, keterlambatan deteksi dini, dan kurangnya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan rutin menjadi penyebab utama tingginya angka tersebut.
Kepala Dinkes Kalbar menekankan pentingnya edukasi tentang deteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) dan pemeriksaan klinis secara berkala. Selain itu, pihaknya juga menggalakkan program skrining di puskesmas dan rumah sakit untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
Langkah-langkah pencegahan seperti pola makan sehat, olahraga teratur, dan menghindari konsumsi alkohol juga disarankan untuk menurunkan risiko terkena kanker payudara. Pemerintah berharap dengan upaya bersama, angka penderita dapat ditekan dan kualitas hidup pasien dapat ditingkatkan.