
Ikatan Sarjana Psikologi Indonesia (ISPI) Kalimantan Timur menyuarakan keprihatinan terhadap rendahnya kesadaran dan kepedulian kalangan remaja mengenai HIV. Organisasi ini menilai masih banyak anak muda yang belum sepenuhnya memahami risiko dan upaya pencegahan penularan virus tersebut.
Menurut ISPI Kaltim, kurangnya pemahaman ini menjadi tantangan serius dalam upaya menekan angka penyebaran HIV di daerah tersebut. Remaja, sebagai kelompok usia yang aktif dan rentan, perlu mendapatkan edukasi yang lebih intensif dan relevan.
Lebih lanjut, ISPI Kaltim mendorong berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga pendidikan, untuk memperkuat program sosialisasi dan pendidikan kesehatan reproduksi. Dengan pendekatan yang tepat, diharapkan remaja dapat lebih peduli dan mengambil langkah preventif untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain dari HIV.