
Tim PKM UNAIR Kembangkan Alat Deteksi Awal Stroke
Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berhasil menciptakan sebuah inovasi berupa alat yang mampu mendeteksi secara dini serangan stroke. Alat ini dirancang untuk membantu masyarakat mengenali gejala stroke sebelum kondisi menjadi parah.
Menurut keterangan dari pihak universitas, alat tersebut menggunakan teknologi sensor yang dapat membaca beberapa parameter vital tubuh, seperti tekanan darah dan detak jantung, yang merupakan indikator awal risiko stroke. Dengan demikian, pengguna dapat segera mendapatkan penanganan medis yang tepat dan cepat.
Pengembangan alat ini merupakan bagian dari upaya UNAIR untuk mendorong riset dan inovasi di kalangan mahasiswa. Diharapkan, alat ini tidak hanya bermanfaat di lingkungan kampus, tetapi juga dapat diaplikasikan secara luas di masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit terkait stroke.
Lebih lanjut, tim PKM berencana untuk melakukan uji coba lebih lanjut dan menyempurnakan alat tersebut agar lebih akurat dan mudah digunakan. Mereka juga membuka peluang kerja sama dengan pihak industri dan rumah sakit untuk memproduksi alat ini secara massal.
Inovasi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dianggap relevan dengan kebutuhan kesehatan saat ini. Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia, sehingga kehadiran alat deteksi dini ini sangat dinantikan.