
Israel kembali menunjukkan taringnya di dunia medis. Para ilmuwan di negara tersebut berhasil mengembangkan teknologi terapi sel imun yang mampu mengecilkan tumor kanker. Teknologi ini diyakini menjadi angin segar bagi pasien kanker di seluruh dunia.
Terapi ini memanfaatkan sistem kekebalan tubuh manusia, tepatnya sel imun, untuk melawan sel kanker. Dengan teknik rekayasa genetika, sel imun pasien dimodifikasi agar lebih agresif dalam menyerang tumor. Hasil uji coba menunjukkan bahwa ukuran tumor dapat berkurang secara signifikan setelah menjalani terapi ini.
Metode ini berbeda dengan kemoterapi atau radiasi yang seringkali menimbulkan efek samping berat. Terapi sel imun lebih ditargetkan sehingga risiko kerusakan jaringan sehat lebih kecil. Para peneliti berharap teknologi ini bisa segera diuji coba pada manusia dan menjadi terapi standar di masa depan.
Keberhasilan Israel dalam mengembangkan teknologi ini merupakan langkah maju dalam perang melawan kanker. Banyak pihak optimis bahwa terapi ini akan membawa perubahan besar dalam dunia onkologi.