
Pemerintah Kabupaten Gresik mengambil langkah strategis dengan memperkuat peran Warga Peduli AIDS (WPA) di 16 kecamatan. Langkah ini bertujuan untuk mencegah stigma dan penyebaran informasi yang salah terkait HIV/AIDS.
Upaya penguatan ini dilakukan melalui berbagai program, termasuk peningkatan kapasitas kader dan sosialisasi yang lebih masif. Dengan melibatkan warga secara langsung, diharapkan pemahaman tentang HIV/AIDS bisa lebih akurat dan tidak menimbulkan diskriminasi.
Para kader WPA akan dibekali pengetahuan yang lebih mendalam tentang penularan, pencegahan, dan cara mendampingi orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Selain itu, mereka juga dilatih untuk menjadi komunikator yang efektif dalam menyebarkan informasi yang benar di komunitas masing-masing.
Dengan adanya WPA yang kuat di setiap kecamatan, Gresik optimistis dapat menekan angka stigma dan misinformasi. Masyarakat diharapkan lebih terbuka dan peduli terhadap isu HIV/AIDS, sehingga penanganan dan pencegahan bisa berjalan lebih optimal.