
Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) baru-baru ini mengadakan program edukasi yang berfokus pada pangan fermentasi bagi pasien diabetes. Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis tentang cara mengolah dan memanfaatkan makanan fermentasi guna mendukung pengelolaan kadar gula darah.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak untuk memahami berbagai jenis pangan fermentasi seperti tempe, yoghurt, dan kimchi yang kaya akan probiotik. Selain itu, mereka juga diperkenalkan pada teknik pembuatan sederhana yang dapat diterapkan di rumah. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu pasien diabetes dalam memilih makanan yang lebih sehat dan bergizi.
Para ahli dari FK Unsoed menekankan pentingnya konsultasi dengan tenaga medis sebelum mengubah pola makan. Edukasi ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes melalui pemanfaatan pangan lokal yang mudah didapat.