
Ancaman serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran memicu evakuasi besar-besaran terhadap 211 pasien kanker anak dari rumah sakit di Teheran. Langkah ini diambil untuk menyelamatkan nyawa para pasien dari kemungkinan dampak konflik bersenjata yang semakin memanas.
Menurut laporan yang dikutip dari berbagai sumber, evakuasi dilakukan secara darurat dengan melibatkan tim medis dan personel keamanan. Para pasien yang sebagian besar dalam kondisi kritis dipindahkan ke fasilitas kesehatan yang dianggap lebih aman di luar ibu kota Iran.
Keputusan ini diambil setelah adanya peringatan keras dari pejabat Iran mengenai kemungkinan serangan udara AS di sekitar wilayah Teheran. Pihak rumah sakit setempat menyatakan bahwa prioritas utama adalah keselamatan pasien, terutama anak-anak yang sedang menjalani pengobatan kanker.
Proses evakuasi berlangsung selama beberapa jam dengan pengawasan ketat dari tim medis. Setiap pasien dipastikan mendapatkan perawatan berkelanjutan selama perjalanan menuju lokasi aman. Sementara itu, situasi politik antara AS dan Iran terus memanas dengan adanya saling ancaman serangan militer.
Evakuasi ini menjadi sorotan dunia internasional karena menunjukkan dampak nyata dari ketegangan geopolitik terhadap warga sipil, terutama anak-anak yang rentan. Organisasi kesehatan global pun mendesak kedua belah pihak untuk mengutamakan keselamatan warga sipil dalam setiap konflik yang terjadi.