
Seorang dokter menekankan bahwa orang dengan HIV (ODHA) tidak perlu dijauhi oleh masyarakat. Justru, dukungan dari lingkungan sekitar sangat penting bagi mereka untuk menjalani hidup yang berkualitas.
Menurut sang dokter, stigma dan diskriminasi yang masih melekat di masyarakat justru menjadi hambatan besar bagi ODHA. Mereka seringkali merasa terisolasi dan enggan mencari pengobatan karena takut akan penolakan.
Padahal, dengan kemajuan medis saat ini, HIV dapat dikelola dengan baik. ODHA yang rutin menjalani terapi antiretroviral (ARV) dapat hidup sehat dan produktif, serta memiliki risiko yang sangat rendah untuk menularkan virus kepada orang lain.
Dokter tersebut mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan moril dan praktis kepada ODHA. Dukungan ini bisa berupa pendampingan, memastikan mereka mendapatkan akses pengobatan, dan yang terpenting adalah menerima mereka tanpa prasangka.
Lingkungan yang suportif, baik dari keluarga, teman, maupun komunitas, terbukti mampu meningkatkan kepatuhan berobat dan kesehatan mental ODHA. Hal ini pada akhirnya akan membantu menekan angka penularan HIV baru di Indonesia.