
Kabut asap yang menyelimuti Kota Tarakan kembali menimbulkan dampak kesehatan, terutama bagi warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan. Dua orang siswa dari SMKN 4 Tarakan dilaporkan mengalami kekambuhan asma akibat buruknya kualitas udara.
Kepala Sekolah SMKN 4 Tarakan membenarkan kejadian tersebut. Kedua siswa tersebut langsung mendapatkan penanganan medis dari pihak sekolah dan kini kondisinya sudah mulai membaik. Pihak sekolah juga mengimbau seluruh siswa untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna mengurangi risiko gangguan pernapasan.
Fenomena kabut asap ini disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa wilayah. Dinas Kesehatan setempat mengingatkan masyarakat, khususnya yang memiliki penyakit asma atau gangguan paru-paru lainnya, untuk lebih waspada dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala sesak napas atau batuk berkepanjangan.