
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mengeluarkan peringatan serius terkait penyakit Hepatitis B. Mereka menekankan bahwa virus ini bisa mengancam jiwa tanpa menunjukkan gejala apapun pada penderitanya.
Peringatan ini disampaikan menyusul masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan vaksinasi. Hepatitis B sering kali tidak menimbulkan keluhan di awal, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sudah terinfeksi.
“Penyakit ini bisa berkembang menjadi kronis dan berujung pada sirosis hati atau kanker hati yang fatal,” ujar salah satu anggota DPRD Surabaya. Mereka mengimbau warga untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan melengkapi imunisasi.
Hepatitis B menular melalui cairan tubuh seperti darah, air liur, dan hubungan seksual. Oleh karena itu, langkah pencegahan seperti vaksinasi dan menghindari berbagi alat pribadi sangat dianjurkan.
DPRD Surabaya berharap masyarakat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan tidak menunggu hingga gejala muncul. Deteksi dini melalui tes darah sederhana bisa menyelamatkan nyawa.