
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo mempercepat pelaksanaan skrining HPV-DNA sebagai upaya pencegahan kanker serviks di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk mendeteksi dini infeksi virus HPV yang menjadi penyebab utama kanker leher rahim.
Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo menjelaskan bahwa skrining HPV-DNA merupakan metode yang lebih akurat dibandingkan tes Pap smear konvensional. Metode ini mampu mendeteksi keberadaan virus HPV risiko tinggi sebelum terjadi perubahan sel yang mengarah pada kanker.
Program skrining ini menyasar wanita usia 30 hingga 50 tahun yang belum pernah menjalani pemeriksaan serupa. Dinkes menargetkan ribuan wanita di 24 kecamatan dapat mengikuti skrining ini secara gratis melalui puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.
Selain skrining, Dinkes juga gencar melakukan sosialisasi tentang pentingnya vaksinasi HPV dan pemeriksaan rutin. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu memeriksakan diri karena deteksi dini sangat menentukan keberhasilan pengobatan.
Dengan percepatan skrining HPV-DNA ini, diharapkan angka kejadian kanker serviks di Kabupaten Probolinggo dapat ditekan secara signifikan. Dinkes berkomitmen untuk terus meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan reproduksi bagi seluruh wanita di daerah tersebut.