
Dalam rangka memperingati Hari Asma Sedunia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap penyakit asma. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menekan angka penderita asma serta meningkatkan kualitas hidup para pengidapnya.
Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menekankan pentingnya pemahaman yang benar mengenai asma, termasuk faktor pemicu, gejala awal, serta cara penanganan yang tepat. Menurutnya, asma bukanlah penyakit yang bisa dianggap remeh karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan baik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika mengalami gejala seperti sesak napas, batuk kronis, atau dada terasa berat. Deteksi dini dan pengobatan yang tepat sangat krusial untuk mengendalikan asma,” jelas dr. Dini.
Dinkes Kota Tangerang juga akan menggelar serangkaian kegiatan edukatif, seperti penyuluhan di puskesmas dan sekolah-sekolah, serta pembagian materi informasi tentang asma. Selain itu, mereka mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menghindari paparan alergen yang bisa memicu serangan asma, seperti debu, asap rokok, dan polusi udara.
Peringatan Hari Asma Sedunia tahun ini menjadi momentum bagi Dinkes Kota Tangerang untuk terus mengkampanyekan pentingnya kesadaran dan kepedulian terhadap penyakit asma. Dengan pengetahuan yang cukup dan dukungan lingkungan, diharapkan para penderita asma dapat menjalani hidup yang lebih baik dan produktif.