
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon mengeluarkan imbauan kepada kelompok lanjut usia (lansia) dan penderita asma untuk mengurangi frekuensi kegiatan di luar rumah. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi peningkatan polusi udara yang dapat memicu gangguan pernapasan.
Kepala Dinkes Ambon, dr. Wendy Pelamonia, menjelaskan bahwa lansia dan penderita asma termasuk dalam kategori rentan yang mudah terpengaruh oleh perubahan kualitas udara. “Mereka memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah, sehingga paparan polutan atau udara dingin dapat memperburuk kondisi kesehatan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Imbauan ini khususnya berlaku pada pagi dan sore hari, di mana tingkat polusi udara cenderung lebih tinggi akibat aktivitas kendaraan bermotor. Selain itu, cuaca ekstrem seperti hujan deras atau angin kencang juga dapat meningkatkan risiko serangan asma dan komplikasi kesehatan lainnya pada lansia.
Dinkes Ambon juga menyarankan kepada masyarakat umum untuk selalu memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di area padat lalu lintas. Bagi lansia dan penderita asma, disarankan untuk tetap berada di dalam rumah dan melakukan aktivitas ringan di dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik.
Selain itu, Dinkes mengingatkan pentingnya menjaga pola makan bergizi, istirahat cukup, dan rutin mengonsumsi obat sesuai resep dokter bagi penderita asma. “Jika muncul gejala seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, atau dada terasa berat, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” tambah dr. Wendy.
Langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalisir risiko gangguan kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang dinamis. Dinkes Ambon juga akan terus memantau kualitas udara dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat melalui kanal resmi.