
Sebanyak 53 siswa di SMAN 3 Nganjuk diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Mereka mengeluhkan gejala pusing dan mual tak lama setelah menyantap hidangan yang disediakan.
Kepala sekolah setempat membenarkan kejadian tersebut dan menyebutkan bahwa para siswa langsung mendapatkan penanganan medis di klinik terdekat. Sebagian besar dari mereka sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik.
Dugaan sementara, keracunan ini dipicu oleh makanan yang sudah terkontaminasi bakteri. Tim dari dinas kesehatan setempat sudah turun tangan untuk mengambil sampel guna penyelidikan lebih lanjut.
Sejumlah orang tua murid yang datang ke sekolah mengaku khawatir dengan kualitas makanan yang disediakan. Mereka berharap insiden ini menjadi perhatian serius bagi pihak terkait agar program yang bertujuan menyehatkan ini justru tidak berbalik menjadi petaka.
Insiden keracunan ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen mendesak evaluasi total terhadap pelaksanaan program MBG di sekolah-sekolah lain agar kejadian serupa tidak terulang.