Diabetes Tingkatkan Risiko Terkena Herpes Zoster, Waspadai Gejalanya

Home blog Diabetes Tingkatkan Risiko Terkena Herpes Zoster, Waspadai Gejalanya
Diabetes Tingkatkan Risiko Terkena Herpes Zoster, Waspadai Gejalanya
Diabetes Tingkatkan Risiko Terkena Herpes Zoster, Waspadai Gejalanya

Penyandang diabetes perlu lebih waspada terhadap ancaman herpes zoster. Sebuah laporan terbaru mengungkapkan bahwa individu dengan diabetes memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster ini.

Mengapa Diabetes Meningkatkan Risiko Herpes Zoster?

Sistem kekebalan tubuh yang melemah pada penderita diabetes menjadi faktor utama. Kadar gula darah yang tinggi dapat mengganggu fungsi sel imun, sehingga virus yang sebelumnya tidak aktif di dalam tubuh menjadi lebih mudah aktif kembali dan menyebabkan ruam kulit yang menyakitkan.

Gejala Herpes Zoster yang Perlu Diwaspadai

  • Rasa nyeri, terbakar, atau kesemutan pada area kulit tertentu
  • Munculnya ruam merah yang berubah menjadi lepuh berisi cairan
  • Demam, sakit kepala, dan kelelahan

Herpes zoster tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat menyebabkan komplikasi serius seperti nyeri saraf berkepanjangan (postherpetic neuralgia), terutama pada pasien diabetes yang sudah memiliki gangguan saraf perifer.

Langkah Pencegahan yang Direkomendasikan

Vaksinasi herpes zoster sangat dianjurkan bagi penyandang diabetes usia 50 tahun ke atas. Selain itu, menjaga kontrol gula darah tetap stabil, menerapkan pola hidup sehat, dan segera berkonsultasi dengan dokter saat gejala awal muncul dapat membantu mengurangi risiko dan keparahan penyakit.

Para ahli menekankan pentingnya edukasi dan kesadaran akan hubungan antara diabetes dan herpes zoster agar pasien dapat mengambil tindakan preventif secara tepat waktu.