
Berdasarkan laporan terbaru, tingkat deteksi dini kanker payudara di Provinsi Jawa Barat masih tergolong rendah. Akibatnya, banyak pasien baru datang ke fasilitas kesehatan ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut.
Kondisi ini menjadi perhatian serius karena penanganan kanker payudara pada stadium awal memiliki tingkat kesembuhan yang jauh lebih tinggi. Keterlambatan diagnosis seringkali disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara rutin.
Para ahli kesehatan menekankan pentingnya program skrining dan edukasi publik agar lebih banyak wanita dapat mendeteksi kanker payudara sejak dini. Langkah sederhana seperti pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan mamografi secara berkala sangat dianjurkan.
Pemerintah daerah bersama dinas kesehatan setempat diharapkan dapat meningkatkan akses dan sosialisasi mengenai deteksi dini kanker payudara, terutama di daerah-daerah yang masih minim fasilitas kesehatan.