
Pemerintah Kabupaten Paser bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur mendorong perusahaan-perusahaan di wilayahnya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap karyawan, khususnya untuk deteksi dini HIV/AIDS. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif guna menekan angka penyebaran virus mematikan tersebut di lingkungan kerja.
Dalam keterangan resmi yang dirilis, pihak Pemkab Paser menekankan pentingnya screening rutin bagi para pekerja. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan individu, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Deteksi dini dianggap krusial agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin, sehingga risiko penularan dapat diminimalisir.
DPRD Provinsi Kaltim turut mendukung penuh inisiatif ini. Mereka berharap perusahaan-perusahaan tidak ragu untuk berpartisipasi aktif dalam program screening tersebut. Dukungan dari sektor swasta dinilai sangat vital dalam upaya bersama memerangi HIV/AIDS di Kalimantan Timur.
Langkah ini sejalan dengan program nasional dalam mengeliminasi HIV/AIDS pada tahun 2030. Dengan melibatkan dunia usaha, diharapkan cakupan pemeriksaan menjadi lebih luas dan menyentuh seluruh lapisan pekerja, terutama yang berada di sektor formal.
Pemkab Paser juga mengimbau agar perusahaan menyediakan layanan konseling bagi karyawan yang terdeteksi positif, sehingga mereka tetap mendapatkan dukungan moral dan medis yang memadai. Kerahasiaan hasil screening juga dijamin untuk melindungi privasi pekerja.