
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu menggelar kegiatan screening atau deteksi dini terhadap HIV/AIDS dan Hepatitis C. Sebanyak 41 anak yang sedang menjalani masa pembinaan di LPKA Palu menjadi peserta dalam kegiatan ini.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (12/3) ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mendeteksi secara dini penyakit menular di kalangan anak binaan. Kepala LPKA Palu, Margaretha S. Suryaningsih, menyampaikan bahwa pemeriksaan ini penting untuk mengetahui status kesehatan para anak binaan.
“Dengan screening ini, kami dapat segera mengetahui jika ada anak binaan yang terinfeksi HIV atau Hepatitis C. Dengan demikian, penanganan medis bisa segera dilakukan,” ujar Margaretha.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak binaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menghindari perilaku berisiko. Para petugas kesehatan dari Dinkes Kota Palu turut memberikan penyuluhan tentang cara penularan dan pencegahan kedua penyakit tersebut.
Selain pemeriksaan kesehatan, LPKA Palu juga secara rutin mengadakan kegiatan olahraga dan penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan kebugaran dan pengetahuan para anak binaan. Margaretha berharap kerjasama dengan Dinkes Kota Palu dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Palu, dr. Hj. Rochiyati, mengapresiasi inisiatif LPKA Palu. Menurutnya, deteksi dini sangat efektif untuk menekan angka penyebaran penyakit menular, terutama di lingkungan yang rentan seperti lembaga pemasyarakatan.
“Kami siap mendukung program kesehatan di LPKA Palu. Screening ini menjadi langkah awal yang baik untuk memastikan anak-anak binaan mendapatkan hak kesehatan yang layak,” ujar Rochiyati.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para anak binaan dapat lebih sadar akan pentingnya kesehatan dan terhindar dari penyakit menular. LPKA Palu berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh anak binaan.