
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta tengah gencar menjalankan program imunisasi untuk mencegah penyakit kanker pada anak. Langkah ini diambil karena kanker dapat menyerang semua jenis kelamin, baik perempuan maupun laki-laki.
Kepala Dinkes Kota Yogyakarta, Emma Rahmi, mengungkapkan bahwa program imunisasi difokuskan pada pemberian vaksin HPV (Human Papillomavirus) yang dikenal sebagai penyebab utama kanker serviks dan beberapa jenis kanker lainnya. Vaksin ini tidak hanya diberikan kepada anak perempuan, tetapi juga kepada anak laki-laki.
Target Imunisasi Anak
Dinkes Kota Jogja menargetkan ribuan dosis vaksin akan diberikan kepada anak-anak di wilayahnya. Sasaran utama program ini adalah anak usia sekolah, mulai dari kelas 5 SD hingga kelas 9 SMP. Dengan demikian, perlindungan terhadap kanker dapat dimulai sejak usia dini.
Emma menjelaskan, pemberian vaksin HPV pada anak laki-laki juga penting karena dapat mencegah penularan virus HPV ke pasangan mereka di masa depan. Selain itu, vaksin ini juga melindungi anak laki-laki dari kanker seperti kanker penis, kanker anus, dan kanker orofaringeal yang juga dapat disebabkan oleh HPV.
Pelaksanaan Imunisasi
Program imunisasi ini akan dilaksanakan di sekolah-sekolah yang menjadi sasaran. Dinkes Kota Jogja telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat untuk memastikan kelancaran pelaksanaan vaksinasi. Para orang tua juga diberikan edukasi mengenai pentingnya vaksinasi HPV melalui surat edaran dan pertemuan dengan guru.
Selain vaksin HPV, program imunisasi ini juga mencakup pemberian vaksin lain yang diperlukan untuk mencegah penyakit menular. Dinkes Kota Jogja berkomitmen untuk terus meningkatkan cakupan imunisasi agar seluruh anak di Kota Yogyakarta terlindungi dari berbagai penyakit berbahaya.
Edukasi dan Kesadaran Masyarakat
Dinkes Kota Jogja juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya pencegahan kanker. Selain imunisasi, pola hidup sehat seperti menjaga kebersihan, konsumsi makanan bergizi, dan rutin berolahraga juga dapat menurunkan risiko terkena kanker.
Dengan program imunisasi ini, diharapkan angka kejadian kanker di Kota Yogyakarta dapat ditekan secara signifikan. Dinkes Kota Jogja optimis bahwa dengan kerjasama semua pihak, generasi muda dapat tumbuh sehat dan terbebas dari ancaman kanker.